3 Min Read. Agar bisa membaca Al Ikhlas dengan benar dan tepat, maka Anda harus mengetahui apa saja hukum bacaan surat Al Ikhlas. Hukum bacaan seperti ini biasa disinggung dalam ilmu tajwid. Adapun ilmu tajwid ialah ilmu yang mempelajari tata cara membaca AlQur'an dengan baik serta benar.
Surat Al Ikhlas (Ikhlas) adalah surat ke-112 dalam Al Quran, terdiri dari 4 ayat, diturunkan di Mekkah. قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَ د ٌۚ Qul huwall±hu a¥ad (un). Katakanlah (Nabi Muhammad), "Dialah Allah Yang Maha Esa. اَللّٰهُ الصَّمَ د ُۚ All±hu¡-¡amad (u). Allah tempat meminta segala sesuatu.
Hukum tajwid surat al-ikhlas ARTINYA: 1). KATAKANLAH MUHAMMAD, DIALAH ALLAH, YANG MAHA ESA. 2). ALLAH TEMPAT MEMINTA SEGALA SESUATU. 3). (ALLAH) TIDAK BERANAK DAN TIDAK PULA DIPERANAKAN. 4). DAN TIDAK ADA SESUATU YANG SETARA DENGAN DIA. HUKUM TAJWIDNYA 1. Tafhim1. Tafkhim karena lafaz Allah didahului oleh huruf hijaiyah berharakat fathah. Cara membacanya tebal. 2. Qalqalah kubra karena huruf qalqalah dal diwaqaf. Cara membacanya dipantulkan lebih tebal. 3. Tafkhim karena lafaz Allah didahului oleh huruf hijaiyah berharakat fathah. Cara membacanya tebal. 4.
Tajwid Surat Al-Ikhlas Ayat 1 قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ 1. قُلْ هُوَ اللَّهُ (Qul Huwallahu Ahad) terdapat hukum Lam Jalalah. Dibaca Tafkhim (tebal) karena Lam Jalalah didahului oleh fathah lalu dibaca dengan panjang 1 Alif.
Menurut makna, tajwid yaitu pengetahuan buat mengerti cara mengeja huruf secara benar, baik karakter huruf, panjang pendek, tebal serta tipisnya huruf. Sehingga bisa disimpulkan jika ilmu tajwid erat kaitannya dengan pelafalan huruf hijaiyah secara benar dan baik.